Pasar Muludan Di Alun-alun Kesepuhan




Alun-alun ini adalah alun-alun kesepuhan kota Cirebon, terletak  disebelah barat masjid agung sang cipta rasa. Tidak ada hal-hal apapun didalam alun-alun ini hanya terdapat sebuah lapangan yang sanagat luas.
Karena areanya yang sangat luas alun-alun kesepuhan ini sering dijadikan  tempat pasar muludan yang dilakukan setiap  bulan mulud atau muludan tiba. Terdapat banyak sekali penjual-penjual dan arena permainan di pasar muludan ini. Penjual- penjual di pasar muludan ini  menjajakan macam-macam makanan, minuman,  aksesoris, mainan anak, hingga pakaian. Selain itu permainan yang ada dipasar muludan ini tidak hanya satu, tetapi berbagai macam permainan khas pasar rakyat.
Selama sebulan para penjual dan penyedia jasa permainan akan membuka lapak di alun-alun kesepuhan yang katanya rutin dilaksanakan sejak ratusan tahun yang lalu.
Ada daya tarik tersendiri di pasar muludan yang diadakan di alun-alun kesepuhan ini  dibandingkan kegiatan pasar malam serupa ditempat yang lain. pasalnya pengunjung pasar muludan bisa sekaligus berkunjung ke keraton.
Pasar muludan ini tidak hanya diadakan dia alun-alun kesepuhan saja tetapi juga diadakan di keraton kanoman dan keraton kacirebonan. Barisan para penjual akan tampak berjejer di sekitar dua kompleks keraton itu.
Pasar muludan di alun-alun keraton kesepuhanlah yang  terlihat lebih besar dan ramai dibandingkan di keraton kanoman dan keraton kacirebonan. Bahkan para penjualpun terlihat memenuhi jalanan di sekitar keraton kesepuhan.
Biasanya para penjual dan para penyedia jasa permainan akan membuka lapaknya selepas dzuhur. Selanjutnya mereka siap melayani pengunjung kira-kira hingga pukul 22:00 WIB setiap harinya.
Para penjual, pembeli atau pengunjung pasar muludan ini tidak hanya orang-orang daerah Cirebon saja bahkan ada pengunjung yang dari luar Cirebon juga. Pasar muludan ini tidak pernah sepi pengunjung selalu ramai pengunjug setiap harinya, Karena pasar ini hanya diadakan satu tahun sekali yaitu pada saat hari lahir Nabi Muhammad SAW atau yang biasa orang Cirebon sebut bulan mulud.

0 Komentar